Info Terbaru 2022

Kumpulan Pantun Nasehat Bijaksana

Kumpulan Pantun Nasehat Bijaksana
Kumpulan Pantun Nasehat Bijaksana
pantun nasehat - menyerupai kita ketahui pantun ialah bentuk sastra usang orisinil Indonesia. Menurut jenis isinya, pantun memnunyai beberapa jenis yaitu pantun pantun nasihat, pantun jenaka, pantun cinta, pantun teka-teki dan masih banyak lagi. Sedangkan ciri pantun ialah sebagai berikut :
  • terdiri dari 4 baris
  • Tiap baris terdiri atas 8 -12 kata
  • Bersajak silang (a-b-a-b)
  • Baris pertama dan kedua ialah sampiran, lagikan baris ketiga dan keempat ialah isi
--------------------------
Berikut ini ialah teladan kumpulan pantun nasehat
-----------------------
Lari menculat, teburu-buru
tedenger qomat, la jam empat
Tegakkan sholat, lima waktu
Agar selamat, dunia dan akhirat
-----------------------
Minum jamu, deket sekolah
Jamu di olah, di dalam belanga
Segeralah kamu, untuk menikah
Karna Nikah, mencegah zina
-----------------------
Jangan salah, menentukan sepeda
Sepeda wak ya, rodanya tiga
Sayangilah, istrimu tercinta
Jagalah dia, dari api neraka
-----------------------
teladan pantun nasihat
-----------------------
Tari Yapong tarian santai,
gerak indah lagi semangat.
Wahai mitra harus di hindarilah lalai,
mari berguru dengan giat.
-----------------------
Buat apa menyeterika
Kalau bajunya basah
Buat apa mencari dia
Kalau ia putus sekolah
-----------------------
Satu dua tiga dan empat
Lima enam tujuh delapan
Tuntutlah ilmu hingga dapat
Sudah renta menyesal, harus di hindari
-----------------------
Naik sepeda menerjang pagar
Sungguh aib jatuh terjengkang
Zaman kini malas belajar
Kelak hidupnya terbelakang
-----------------------
Budak bebalah, di depan teras
Polisi metu, belumpatan
Jauhilah, minuman keras
Karna itu, minuman setan
-----------------------
Banyak wanita, menggunakan kembang
Kembang hiasan, merah warnanya
Kota tercinta, kota Palembang
Jangan lupakan, keramahannya
-----------------------
Terasa geli, musik mendayu
Azan maghrib, matike musiknyo
Budaya asli, wong melayu
Kito wajib, melestarikenyo
-----------------------
Kalu di kongkon, harus di hindarilah jera
Segera jauhi, perbuatan nista
Puasa Ramadhon, kewajiban kita
Memenuhi, perintah dari-NYA

--------------------------
teladan kumpulan pantun nasehat anak
-----------------------

Cabut singkong sampailah berurat
Tanah di gali mawar berkembang
Wahai para gadis tutuplah aurat
Agar engkau di hargai sangkumbang
-----------------------
Pegi ke barat, lewatlah ulu
naek perahu, bahtera baru
Itu adat, jaman dahulu
Jangan di gugu, harus di hindari di tiru
-----------------------
Makanan tersaji, di pasang lampu
Lampu menyinari, di atas meja
Naiklah haji, bagi yang mampu
Memenuhi, panggilan dari-NYA
-----------------------
Tumbuh merata pohon tebu
Pergi ke pasar membeli daging
Banyak harta miskin ilmu
Bagai rumah tidak berdinding
-----------------------
Di tepi kali saya menyinggah
Menghilang penat menahat jerat
Orang renta harus di hindari disanggah
Agar selamat dunia akhirat
-----------------------

Banyak sayur dijual di pasar
Banyak juga menjual ikan
Kalau kau sudah lapar
Cepat cepatlah pergi makan
-----------------------
Kalau harimau lagi mengaum
Bunyinya sangat berirama
Kalau ada ulangan umum
Marilah kita berguru bersama

--------------------------
teladan kumpulan pantun nasehat pilihan
-----------------------
Jangan bersembunyi di kolong
Di kolong meja ada hewan
Janganlah engkau menjadi sombong
Orang sombong sedikit kawan
-----------------------
Oleh-oleh dari Sukabumi
Jangan sekedar sepatu sandal
Boleh kita krisis ekonomi
Asalkan harus di hindari krisis moral
-----------------------
Membuat acar ditengah jalan
Ada orang menuntun sapi
Belajar cuma asal-asalan
Bagai bunga kembang tak jadi
-----------------------
Makan tahu di tepi jalan
Sambil lihat kuda lari kencang
Anakku yang kubanggakan
Jangan pernah lupa sembahyang
-----------------------
Anak bayi belum bergigi
Tapi bisa makan ketupat
Konsumsilah makanan bergizi
Agar tubuh menjadi sehat
-----------------------
Ibukota negara di Jakarta
Bandung ibukota Jawa Barat
Tidak ada artinya kaya harta
Jika tidak beuntung akhirat
-----------------------
Sebulan tidak terlalu lama
Dia dan saya disebut kami
Tak jadi soal beda agama
Persaudaraan tetap bersemi
-----------------------
Berbelanja ke Bu Satunah
Buka pagi hingga malam
Janganlah suka memfitnah
Fitnah itu amat kejam
-----------------------
Sukailah sayur terong
Terong muda lebih baik
Jika engkau suka berbohong
Engkau termasuk orang munafik
-----------------------
Padi merunduk tanda berisi
Berilmu alasannya ialah sekolah
Jangan terpaku di depan televisi
Ambil buku dan pelajarilah!
-----------------------
Ada beling terpecah-pecah
Ada nenek minum jamu
Daripada kita marah-marah
Lebih baik menuntut ilmu
-------------------------- Jika kita makan ubi
Jangan lupa duduk beralas
Jika kita berhutang budi
Jangan lupa untuk membalas
-----------------------
teladan pantun nasehat baik
-----------------------
Hati-hati menyeberang
Jangan hingga titian patah
Hati-hati di rantau orang
Jangan hingga berbuat salah
-----------------------
Pinang muda dibelah dua
Anak burung mati diranggah
Dari muda hingga ke tua
Ajaran baik harus di hindari diubah
-----------------------
Buah berangan dari Jawa
Kain terjemur disampaian
harus di hindari diri sanggup kecewa
Lihat teladan kiri dan kanan
-----------------------
Anak ayam turun sembilan
Mati satu tinggal delapan
Ilmu boleh sedikit ketinggalan
Tapi harus di hindari putus harapan
-----------------------

Anak ayam turun sepuluh
Mati satu tinggal sembilan
Tuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguh
Supaya engkau tidak ketinggalan
-----------------------
Ada ubi diatas talas
Ada kebijaksanaan ada balas
Sebab pulut santan binasa
Sebab lisan tubuh merana
-----------------------

Anak ayam turun delapan
Mati satu tinggal tujuh
Hidup harus penuh harapan
Jadikan itu jalan yang dituju
-----------------------

Bunga mawar bunga melati
Kala dicium harum baunya
Banyak petunjuk sembuhkan hati
Baca Alquran paham maknanya

--------------------------
teladan kumpulan pantun nasehat remaja
-----------------------
Ilmu manusia setitik embun
Tiada umat sepandai Nabi
Kala nyawa tinggal diubun
Turutlah ilmu manusia nan mati
-----------------------
Kayu cendana diatas batu
Sudah diikat dibawa pulang
Ada dunia memang begitu
Benda yang jelek memang terbuang
-----------------------
Kemuning ditengah balah
Berumbuh terus semakin tinggi
Berunding dengan orant tak pandai
Bagaikan alu pencungkil duri
-----------------------
Ke hulu menciptakan pagar
Jangan terpotong batang durian
Cari guru daerah belajar
Supaya harus di hindari sesal kemudian
-----------------------
Tiap nafas tiadalah kekal
Siapkan bekal menjelang wafat
Turutlah Nabi siapkan bekal
Dengan sebar ilmu bermanfaat

-----------------------
Parang ditelak ke batang sena
Belah buluh teruhlah temu
Barang dikerja takkan sempurna
Bila tak penuh menaruh ilmu
-----------------------
Ngun Syah Betara Sakit
Panahnya berjulukan Nila Gandi
Bilanya emas banyak dipeti
Sembarang kerja boleh menjadi
-----------------------
Kemana kancil kita kejar
Kedalam pasar kita mencari
Ketika kecil rajin belajar
Setelah besar senanglah diri
-------------------------- Padang temu padang baiduri
Tempat raja membangun kota
Bijak bertemu dengan jauhari
Bagaikan cincin dengan permata
-----------------------
Monyet bergelar si jelek rupa
Suka memanjat pohon jambu
Ayo mitra selagi muda
Kita beromba mencari ilmu
-----------------------

Jalan-jalan ke Kota Blitar
Jangan lupa beli sukun
Jika kau ingin pintar
Belajarlah dengan tekun

-----------------------
Buah jambuku dipetik
Disimpan dan kami timbun
Wahai anakku si cantik
Segeralah engkau bangun!
-----------------------
Advertisement

Iklan Sidebar